Minggu, 22 April 2018

Review PERTEMUAN KETUJUH : MEMBAHAS TENTANG (DIMENSI PENGENDALIAN SOSIAL)

PERTEMUAN KETUJUH : MEMBAHAS TENTANG (DIMENSI PENGENDALIAN SOSIAL)

     Haii welcome to my blog.  Di blog ini saya akan mereview materi pada mata kuliah Sosiologi Perilaku Menyimpang yang membahas mengenai Dimensi Pengendalian Sosial

Pengendalian Sosial
         Pengendalian sosial sering diartikan sebagai proses pengawasan yang dilakukan oleh suatu kelompok terhadap kelompok yang lain serta mengajak, membujuk, serta memaksa individu maupun kelompok untuk mengikuti perilaku yang sesuai dengan harapan masyarakat.
pengendalian penyimpangan menurut akhil adalah yang susah.
 Peter L.Berger
Pengendalian sosial menurut Peter ialah berbagai cara yang dilakukan masyarakat untuk menertibkan anggotanya yang menyimpang.
pengendalian sosial dibagi menjadi dua bentuk yaitu pengendalian dengan cara persuasif dan juga dengan pengendalian koersif. pengendalian persuasif adalah pengendalian dengan cara mengajak atau membimbing masyarakat  untuk mematuhi norma-norma sosial. sedangkan pengendalian secara koersif adalah pengendalian sosial dengan cara kekerasan. bentuk pengendalian sosial yang dilakukan oleh masyarakat terhadap pelaku menyimpang adalah seperti menggolok-olok, dan juga mengucilkannya.

Adapun Pengendalian Sosial yang bersifat Informal, yaitu proses pengendalian yang dilakukan tanpa adanya organisasi yang sengaja dibentuk untuk melakukan pengendalian (tidak ada kesengajaan) sebagai contoh, sosialisasi keluarga (tekanan dari kelompok primer)

Pengendalian sosial yang bersifat formal, yaitu proses pengendalian yang dilakukan dengan adanya organisasi yang sengaja dibentuk untuk mendukung pengendalian sosial. sebagai contoh, tekanan dari kelompok sekunder. 


    Minggu, 15 April 2018

    REVIEW PERTEMUAN KELIMA dan KEENAM: MEMBAHAS TENTANG (PROSES PERILAKU MENYIMPANG)


    PERTEMUAN KELIMA dan KEENAM: MEMBAHAS TENTANG (PROSES PERILAKU MENYIMPANG)
    Haii welcome to my blog. Tanggal 9 April 2018 Di blog ini saya akan mereview materi pada mata kuliah Sosiologi Perilaku Menyimpang yang membahas mengenai Proses Perilaku Menyimpang
    Proses terjadinya penyimpangan karena sesorang memainkan peran sosial didalam masyarakat. Menurut Simmons Penyimpangan harus dilihat berdasarkan sudut pandang yang melihatnya. Penyimpangan bukanlah perilaku yang melekat, tetapi penilaian yang dibuat berdasarkan norma-norma yang ada didalam masyarakat.
    A.     PENYIMPANGAN SEBAGAI PROSES SOSIAL
    1.       Sosialisasi Peran sosialà Perilaku adalah hasil dari interaksi sosial,  perilaku dalam peran merupakan perilaku yang diharapkan terhadap seseorang pada posisi dam status tertentu.
    2.       Sosialisasi Sebagai Pengambilan Peranà Perilaku yang diharapkan seperti kebiasaan , kepercayaan, sikap atau tindakan adalah perilaku yang ditentukan dan pemenuhannya disebut pemenuhan peran. Peran aktual mungkin berbeda dengan pemenuhan peran karena dipengaruhi oleh berbagai hal seperti perilaku orang lain dalam suatu situasi.
    -          Ketegangan ini dapat dtimbulkan dalam sistem peran akibat
    ·         Pemenuhan peran yang tidak jelas sehingga orang lait sulit mengetahui peran yang diharapkan
    ·         Terlalu banyak peran yang harus dipenuhi seseorang
    ·         Peran yang mungkin bersifat berlawanan dan menimbulkan konflik sehingga individu harus menyandang peran tanpa adanya persiapan.
    3.       Pengambilan Peran Sebagai Penyimpanganà Individu menyimpang membentuk suatu konsep dari penyimpangan melalui identifikasi yang selektif dengan peran yang menyimpang memainkan banyak peran. Perilaku menyimpang dipengaruhi oleh pilihan perilaku menyimpang lainnya.
    4.       Perspektif Penyimpangan à untuk membentuk suatu apresiasi terhadap penyimpangan adalah tidak menyetujui perilaku penyimpangan tetapi dengan mendekati perilaku menyimpang tersebur dengan posisi meyimpang.
    B.     Menghadapi Stigma sebagai Penyimpang
    1.       Kerahasiaaan
    2.       Memanipulasi keadaan fisik
    3.       Netralisasi dan Rasional
    4.       Berubah menjad tidak menyimpang
    5.       Berpartisipasi dalam sub kebudayaan penyimpangan.
    C.     Definisi Penyimpangan
    1.       Role Planning (Perencanaan Peran) à Perilaku  seseorang yang didasari perkiraan.
    2.       Role Taking ( Pengambilan Peran)à Persepsi seseorang terhadap perilaku orang lain.
    3.       Role Set (Kelompok Peran)à Sekumpulan hubungan peran yang dimilki seseorang yang menyandang status tertentu.


    Minggu, 01 April 2018

    REVIEW MATA KULIAH SOSIOLOGI PERILAKU MENYIMPANGPERTEMUAN KEEMPAT: MEMBAHAS TENTANG (HUKUM PIDANA DAN PERDATA



    PERTEMUAN KEEMPAT: MEMBAHAS TENTANG (HUKUM PIDANA DAN PERDATA)

         Haii welcome to my blog. Tanggal 26 maret 2018 Di blog  ini saya akan mereview materi pada mata kuliah Sosiologi Perilaku Menyimpang yang membahas mengenai Hukum Pidana Dan Hukum Perdata
         Hukum Pidana adalah serangkaian kaidah hukum tertulis yang mengatur tentang perbuatan-perbuatan yang dilarang atau yang tidak boleh dilakukan dengan adanya ancaman sanksi tertentu.
    Hukum Perdaya adalah sekumpulan aturan hukum yang mengatur hubungan antara individu dengan individu, fokus dari hukuman perdata adalah kepentingan personal/individu.
    Perbedaan hukum pidana dan hukum perdata
    Hukum Pidana


    -Efek yang diakibatkan ketidak tentraman dalam masyarakat.
    -Penegakan hukumnya di ambil alih oleh Pemerintah/Negara
    -Bersifat pasif karena pemerintah yang turun tangan
    Contoh: Pembunuhan

    -Hukum Perdata

     yang diderita oleh pihak tidak merugikan orang lain
    -Efeknya  hanya kepada pihak yang bersangkutan
    -Perkara perdata penegakan
    -hukumnya bersifat aktif karena di kelolah oleh masyarakat yang 
    Contoh: pemalsuan surat
    Dalam proses penyidikan apabila terjadi pembunuhan, perampokan penculikan yang masuk kedalam permasalahan tersebut adalah pihak kepolisian. Sedangkan penyelidikan  dilakukan juga oleh polisi tetapi melalui kejaksaan, pihak polisi pun memiliki surat kuasa untuk untuk dibawa kepengadilan, kalau bukti permasalahan lebih kuat lagi akan dibawa dan kejaksaan yang akan mengakan keadilan dan memberikan hukuman terdakwa di dampingin oleh advokat/pengacara.
    Ada beberapa tahap proses atau tahapan instansi pemerintahan
    -Polisi
    -Jaksa
    -Hakim/Pengadilan
    - Lembaga Pemasyrarakatan
    Penjara merupakan tempat hukuman bagi pelaku kejahatan yang melanggar hukum pidana, di penjara pelaku kejahatan dikurung dan dibatasi berbagai macam kebebasannya. Penjara dibagi menjadi dua yaitu rumah tahan dan Lembaga Pemasyarakatan
    Perbedaaan lapas dan rumah tahanan
    Rumah Tahanan
    Lembaga Pemasyarakatan
    -Rutan adalah tempat tersangka atau terdakwa ditahan selama proses penyidikann , penuntutan dan pemeriksaan disidang pengadilan.
    -Lapas adalah tempat untuk melakukan pembinaan terhadap narapidana dan anak didik pemasyarakatan.
    -Warga binaan pemasyarakatan biasanya statusnya masih tahanan , maksudnya adalah masih berada

    (Materi) Teori Differential Association

    Teori Differential Association Hellow guys welcome to my blog, nah di blog kali ini kita akan membahas mengenai teori tentang Differ...