Teori Tipologi Adaptasi
Haii welcome to my blog. Di
blog ini saya akan mereview teori pada mata kuliah Sosiologi Perilaku
Menyimpang yang membahas mengenai Teori Tipologi Adaptasi pada sosiologi
perilaku menyimpang.
Teori ini dikemukakan oleh Robert K. Merton yang
menyatakan bahwa penyimpangan struktur sosial tidak hanya membuahkan hasil
perilaku yang bersifat konformis saja, disamping itu juga penyimpangan
menghasikan bentuk nyatanya berupa perilaku yang menyimpang. Merton
mengidentifikasi lima tipe cara adaptasi. Empat di antaranya merupakan perilaku
menyimpang, yaitu sebagai berikut.
- Komformitas (conformity) adalah perilaku mengikuti tujuan dan cara yang ditentukan masyarakat untuk mencapai tujuan tersebut (cara konvensional dan melembaga).
- Inovasi (innovation) adalah perilaku mengikuti tujuan yang ditentukan masyarakat, tetapi memakai cara yang dilarang oleh masyarakat (termasuk tindak kriminal).
- Ritualisme (ritualism) adalah perilaku seseorang
yang telah meninggalkan tujuan budaya.
Namun, masih tetap berpegang pada cara-cara yang telah digariskan masyarakat, dalam arti ritual (upacara) dan perayaan masih diselenggarakan tetapi maknanya telah hilang. - Pengunduran/pengasingan diri (retreatism): meninggalkan, baik tujuan konvensional maupun cara pencapaiannya yang konvensional, sebagaimana dilakukan oleh para pecandu obat bius, pemabuk, gelandangan, dan orang-orang gagal lainnya.
- Pemberontakan (rebellion): penarikan diri dari tujuan dan cara-cara konvensional yang disertai dengan upaya untuk melembagakan tujuan dan cara baru, misalnya para reformator agama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar